Powered By Blogger

Selasa, 15 April 2014

Ikhlas itu melapangkan Hidup



Hari ini Selasa tanggal 15 April 2014
Aku berharap semua manusia itu ikhlas.
Jika ikhlas, tidak akan manusia itu merasa susah dan memiliki masalah. Manusia yang ikhlas adalah manusia yang lapang dan nyaman dalam kehidupan nya.

Alhamdulillah, Nomor Tes keluar juga... ^_^



Alhamdulillah, akhirnya yang ditunggu juga datang. 1 email baru diterima :
Asik.... Akhirnya terdaftar lagi disana sebagai peserta. Semoga lulus dan berhasil... Amiiinnn..... Ya Robbal Al Amiiiinnn.....

Senin, 14 April 2014

Aku merasa berhutang kepada Dia



Hari ini Senin tanggal 14 April 2014 

Terkadang aku berfikir, apakah aku yang salah dan tidak bisa memberi pengertian dan penjelasan? Padalah ditanggal 15 Februari 2014 yang lalu. Padalah dimasalalu dimasa aku masih menjadi anak sekolahan, dia adalah yang paling mensuport ku didalam segala hal. Dia selalu membantu ku dibidang materi dan non materi, jika ditanya tentang uang tidak terhingga lagi berapa nilai yang diberikan kepada ku.

Sekarang, mungkin dia didalam masa sulitnya. Wajar rasanya aku membantu... Dia memimjam uang yang tidak seberapa, dan uang yang aku pinjamkan pun juga tidak sedang aku gunakan. Apasalahnya? Jika aku coba membantu dia untuk sementara waktu, dia juga tidak meminta kepada ku. Sayang... ini semua tidak berjalan lancar dan sesuai dengan harapan ku.

Semoga, setelah masalah ini selesai kamu dapat mengerti dengan keadaan ini. Tidak mungkin aku akan mendesak dia untuk mengembalikan uang itu sesegera mungkin. Dia yang dulu, tidak hanya membantu ku secara materi. Dia telah membantu ku dengan nasehat dan bantuan moril dimasa bimbang ku. Mengertilah.... maafkan aku ^_^ hehe

Jumat, 28 Maret 2014

Tugas Belajar STIA LAN Jakarta



Hari ini, Jumat 28 Maret 2014

Alhamdulillah Hirobbal Al Amiiiinnn....
hari ini Surat Keputusan pemberian Tugas Belajar an. Yogi Sudirman, terima kasih ku kepada semua pihak yang telah membantu terbitnya SK ini.
Terima kasih kepada Yth.
1.  Bpk. Drs. H. Mastoti, Bapak Inspektur Kota Padang Panjang di Tahun 2011 s/d 2013. Terima kasih Pak, atas semua yang telah Bapak lakukan sehingga saya diberikan kepercayaan untuk melaksanakan Tugas Belajar di STIA LAN Jakarta.
2. Keluarga tercinta, Orang Tua, Istri, Kakak, Abang dan Uda yang telah memberi semangat dan support yang telah diberikan.
3.  Bpk. Drs. Gustiares, Sekretaris Inspektorat Kota Padang Panjang yang selalu memberi petunjuk dan dukungan yang banyak sehingga berkah ini terjadi.
4.  Bpk. Ervic Rinaldy, SH, Inspektur Kota Padang Panjang saat ini yang telah memberi Izin dan petunjuk selama ini.
5.  Yth. Ibu dan Bapak Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Padang Panjang dan seluruh Jajarannya, terutama Bidang Diklat yang telah membantu proses ini tercapai dengan baik. Ibu Kabid, Bu Neng.
6.   Keluarga Besar Inspektorat Kota Padang Panjang yang selalu ada disetiap langkah karir saya.

Terima kasih untuk semuanya. Thanks 4 All ^_^


Rabu, 05 Februari 2014

PENGORBANAN ISTERI YANG SERING TIDAK DISADARI SUAMI ... Wajib Share Ukhti, Biar Suami pada Ngerti!

Wanita adalah karunia terindah yang ada dan penting di dunia, tapi banyak perjuangan dan pengorbanan wanita tidak di ketahui pria.

1. Sebagai isteri ia siap mengorbankan impian-impiannya demi mengurus suami (yang kadang bersifat kekanak-kanakandan minta diurus) dan anak-anak yang bandel.

2. Ketika suami mencela masakannya, ia akan bersusah payah belajar masak dari siapapun untuk bisa menghidangkan makanan dengan rasa terbaik pada suami dan anak-anaknya.

3. Ia bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Jam kerjanya tak berbatas. Ia bangun ketika siapapun di rumah belum bangun, mulai bekerja, memasak, membersihkan rumah, mencuci pakaian, lalu mengurus suami sebelum pergi kerja, mengurus anak-anak berangkat sekolah, ketika pakaian kering di jemuran ia akan mengangkatnya dan menyetrika dengan rapi.

4. Kemudian setelah begitu capek mengurus rumah tangga, malam giliran memenuhi ini itu suaminya. Mulianya seorang isteri adalah: tukang masak, tukang cuci, cleaning service, babu dan wanita penghibur digabung jadi satu.

5. Ketika suaminya menginginkan punya anak 4,5,6 atau 9 orang, ia sebagai isteri harus siap menderita mengandung anak dan bertarung nyawa melahirkannya. Suami kadang tidak terlalu paham penderitaan macam begini karena mereka tidak mengalaminya

6. Ketika suami menikah lagi dan perempuan berusaha menerima (karena alasan ekonomi atau agama atau alasan apapun), ia akan duduk sendiri di setiap malam dalam gelap kamar saat suaminya tengah mendekap mesra seorang perempuan lain di ranjang lain. Ia akan (mungkin) menangis karena terluka, tapi demi anak-anak ia akan berusaha menerimanya dengan sabar.