Kamis, 14 November 2013
Senin, 11 November 2013
Anak Ini Putus Sekolah karena Terlalu Pintar
Kamis, 07 November 2013 19:26 wib
Wahyu Sikumbang - Sindo TV
AGAM- Seorang anak laki-laki di Kabupaten Agam, Sumatera Barat putus sekolah karena tingkat kecerdasannya melebihi anak-anak sebayanya.
Bocah bernama Muhammad Rizki Ramadan ini hanya diberi kesempatan mengenyam bangku pendidikan di Sekolah Dasar selama enam bulan. Kecerdasan Rizki memang di atas rata-rata anak seusianya. Di usianya yang ketujuh tahun, dia sudah fasih berbahasa asing, seperti Inggris, Malaysia, India dan Mandarin.
Menurut ayahanda Rizki, Mayunis, bahasa-bahasa yang dikuasai putra bungsunya itu dipelajari sendiri secara otodidak alias tanpa guru. “Dulu sekolahnya TK di Simpang Balai, waktu kami tinggal di Cangkiang. Sewaktu di TK aman sampai tamat. Tapi, waktu sekolah di SD Negeri Cangkiang itu hanya 6 bulan, arena dia tidak mau pelajaran diterangkan dua kali, kalau dua kali, dia maunya keluar ruangan saja,” kata Mayunis, Kamis (7/11/2013).
Dikatakan Mayunis, Rizki akhirnya dikeluarkan dari sekolah karenamengganggu proses belajar mengajar. “Guru-gurunya kewalahan dengan kecerdasannya yang melebihi teman-teman sekelasnya,” katanya.
Lebih lanjut Mayunis mengungkapkan, kecerdasan Rizki sudah terlihat dari sejak dia berbicara di usia dua tahun. “Dia belajar dari buku, TV, kalau film dia tidak mau nonton, dia suka lihat berita, politik dan bola, dia kelihatan seperti ini sewaktu kecil pas pandai bicara langsung pandai membaca, lihat TV sekilas langsung dapat, dia pandai membaca begitu saja tanpa belajar atau diajarkan,” tuturnya.
Saat ini Rizki ingin kembali bersekolah. Selain karena ingin bermain bersama teman-teman sebayanya, Rizki juga merasa masih haus dengan ilmu-ilmu yang dapat dipelajari di sekolah. Namun, pihak sekolah pernah menyarankan agar Rizki berada di kelas dan sekolah dengan penanganan khusus.
Sayangnya, orangtua Rizki merasa pekerjaannya sebagai buruh tani dan ibu rumah tangga tidak akan sanggup membiayai kelangsungan pendidikan anaknya. “Saya tidak kuat jika harus memasukkan anak ke sekolah khusus apalagi untuk membayar guru privat khusus yang didatangkan ke rumah,” katanya. (Wahyu Sikumbang/Sindo TV/ugo)
Wanita tidak pernah salah, dan kalau dia ternyata salah, Saya adalah sebabnya.
Saya tidak akan berusaha membuktikan bahwa dia salah, karena itu akan menjadi awal dari penderitaan Saya.
Mengalah sajalah, dalam kasih sayang dan kelembutan, karena sebetulnya dia tahu dia salah. Dia akan menyesuaikan diri.
Tidak akan kesal saat wanita marah, karena ingat juga saat dia sangat baik dan penyayang.
Tanpa wanita, hidup Saya tidak akan lengkap.
Saya tidak akan berusaha membuktikan bahwa dia salah, karena itu akan menjadi awal dari penderitaan Saya.
Mengalah sajalah, dalam kasih sayang dan kelembutan, karena sebetulnya dia tahu dia salah. Dia akan menyesuaikan diri.
Tidak akan kesal saat wanita marah, karena ingat juga saat dia sangat baik dan penyayang.
Tanpa wanita, hidup Saya tidak akan lengkap.
NEW YORK TIME , menulis : (share posting dari teman)
afdhal tamsin dt rajo indo alam
Apabila orang-orang ISLAM berhenti melaksanakan TAWAF dan SHOLAT di muka BUMI ini, niscaya BUMI akan berhenti berpendar (berputar), karena pusingan dari SUPER CONDUCTOR yang berpusat di HAJAR ASWAD, tidak lagi akan memancarkan GELOMBANG ELECTROMAGNETIC. Menurut hasil penelitian dari 15 universitas ternama di Amerika Serikat, mengatakan bahwa HAJAR ASWAD merupakan METEOR yang mempunyai kadar logam yang sangat tinggi, yaitu 23.000 kali dari baja yang ada di bumi ini. Beberapa orang astronot yang sudah peegi ke ruang angkasa terkejut melihat sinar yang amat terang benderang memancar dari muka bumi, dan setelah di teliti ternyata sinar berasal (bersumber) dari BAIT ALLAH atau KA'BAHTULLAH di MEKKAH, Suoer conductor itu adalah HAJAR ASWAD, yang berfungsi sebagai microphone yang sedang menyiarkan yang jaraknya bisa mencapai ribuan juta km jangkauan siarannya. Prof. Lawrence E Yosheph-F1 Whiple menulis : Sungguh kita berhutang kepada orang ISLAM yang telah melakukan SHOLAT dan TAWAF tepat waktu dalam menjaga super conductor tersebut.
Subhanallah, Alhamdulillah, Laa Ila Haillallah Allahu Akbar, betapa bergetar hati kita menyaksikan betapa dahsyatnya gerakan tawaf ketika berhaji dan berumrah.
afdhal tamsin dt rajo indo alam
Langganan:
Postingan (Atom)

